<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Info Saint</title>
	<atom:link href="http://infosaint.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infosaint.wordpress.com</link>
	<description>Seputar Saint dan Teknologi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2009 11:38:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='infosaint.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Info Saint</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://infosaint.wordpress.com/osd.xml" title="Info Saint" />
	<atom:link rel='hub' href='http://infosaint.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bagi Katak, Bulan Purnama Saatnya Pesta Seks</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/bagi-katak-bulan-purnama-saatnya-pesta-seks/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/bagi-katak-bulan-purnama-saatnya-pesta-seks/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 11:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini bulan purnama identik dengan romantisme dan saat yang asyik untuk bermesraan dengan kekasih. Ternyata hal tersebut juga benar dan berlaku di dunia hean khususnya amfibi. Para peneliti menemukan bahwa amfibi di seluruh muka bumi melakukan pesta kawin pada saat bulan purnama. Walaupun belum banyak diketahui, tetapi fenomena ini terjadi secara global. Semua spesies [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=22&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-30" title="katak" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/katak.jpg?w=150&#038;h=112" alt="katak" width="150" height="112" />Selama ini bulan purnama identik dengan romantisme dan saat yang asyik untuk bermesraan dengan kekasih. Ternyata hal tersebut juga benar dan berlaku di dunia hean khususnya amfibi.</p>
<p>Para peneliti menemukan bahwa amfibi di seluruh muka bumi melakukan pesta kawin pada saat bulan purnama. Walaupun belum banyak diketahui, tetapi fenomena ini terjadi secara global. Semua spesies amfibi seperti katak, kodok, dan salamander melakukan aktivitas perkawinannya selama periode itu.</p>
<p>Pergerakan bulan yang tengah berada pada fase penuh umum dimanfaatkan hewan. Amfibi pun menggunakan siklus ini untuk mengumpulkan spesies katak jantan dan betina dalam waktu yang sama. Dengan demikian, potensi kesuksesan pembuahan telur dapat dimaksimalkan.</p>
<p>Pada 2005, ahli biologi Rachel Grant yang sedang meneliti mengenai salamander dekat sebuah telaga di wilayah Italia Tengah, tanpa sengaja melihat begitu banyak katak memenuhi jalan di bawah bulan purnama.<span id="more-22"></span></p>
<p>&#8220;Meski masih ada kemungkinan ini hanya suatu kebetulan, tapi di bulan berikut saya melewati jalan yang sama di hari senja, dan kembali menemukan sejumlah katak. Jumlahnya meningkat seiring bulan bertambah besar, mencapai puncaknya pada bulan purnama, lantas berangsur-angsur berkurang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh sebab itu, Grant kembali ke lokasi tersebut pada 2006 dan 2007. Ia kemudian membandingkan data perolehannya dengan data penelitian perilaku kawin katak-katak di sebuah kolam dekat Oxford, Inggris yang dikumpulkan oleh Tim Halliday; serta data Elizabeth Chadwick dari Universitas Cardiff mengenai katak-katak dan kadal-kadal di Wales.</p>
<p>Hasilnya, disimpulkan terdapat 3 fase hidup pada amfibi yang dipengaruhi perputaran bulan, yakni fase pembiakan (<em>breeding site</em>), fase perkawinan (<em>mating site</em>), dan fase bertelur (<em>spawning site</em>). Spesies katak biasa <em>Bufo bufo</em> melakukan ketiga fase ini selama masa bulan purnama. Begitu pula dengan spesies katak Jawa <em>Bufo melanostictus</em>, yang melakukan fase perkawinannya dalam periode bulan purnama, di mana katak betina melakukan ovulasi pada saat berdekatan atau di waktu yang sama.</p>
<p>Sementara spesies katak <em>Rana temporaria</em> melakukan fase bertelur pada bulan purnama. Perkawinan kadal juga dipengaruhi siklus bulan walaupun hasil yang ditunjukkannya tidak sejelas pada katak.</p>
<p>&#8220;Kami kira gejala ini tersebar di seluruh dunia. Bagaimanapun, perbedaan ekologi dan cara reproduksi juga akan mempengaruhi hal ini, dan itu perlu diselidiki lebih lanjut,&#8221; ujar Grant.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=22&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/bagi-katak-bulan-purnama-saatnya-pesta-seks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/katak.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">katak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Air ditemukan di Bulan</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/air-ditemukan-di-bulan/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/air-ditemukan-di-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 11:32:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[tata surya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Tiga misi terpisah yang sama-sama meneliti Bulan menemukan bukti meyakinkan bahwa ada air di sana. Air itu terdapat di kutub-kutub Bulan dan mungkin terbentuk oleh angin Matahari. Tiga laporan yang akan dipublikasikan di journal Science hari Jumat menyebutkan air itu bergerak secara aktif, kadang terbentuk lalu menghilang lagi seiring dngan percampuran dengan debu di permukaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=28&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-27" title="bulan" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/bulan2.jpg?w=150&#038;h=113" alt="bulan" width="150" height="113" />Tiga misi terpisah yang sama-sama meneliti Bulan menemukan bukti meyakinkan bahwa ada air di sana. Air itu terdapat di kutub-kutub Bulan dan mungkin terbentuk oleh angin Matahari.</p>
<p>Tiga laporan yang akan dipublikasikan di journal Science hari Jumat menyebutkan air itu bergerak secara aktif, kadang terbentuk lalu menghilang lagi seiring dngan percampuran dengan debu di permukaan Bulan.</p>
<p>Salah satu laporan diambil dari misi Chandrayaan-1 -misi pertama India ke Bulan. Data yang diteliti Carle Pieters dari Brown University di Rhode Island menunjukkan bukti spectrographic keberadaan air. Air itu semakin banyak ditemukan di daerah yang makin dekat pada kutub Bulan.<span id="more-28"></span></p>
<p>&#8220;Saat kami menyebutkan &#8216;ada air di Bulan&#8217;, kami tidakmerujuk pada danau, lautan atau genangan. Air di Bulan yang kami maksud adalah molekul air dan hydroxyl (hidrogen dan oksigen) yang berinteraksi dengan molekul batuan dan debu di lapisan paling atas permukaan Bulan,&#8221; ujar Pieters.</p>
<p>Sementara Jessica Sunshine dari University of Maryland menggunakan pemetaan infra merah dari wahana antariksa Deep Impact untuk membuktikan adanya air di Bulan. Peneliti lain, Roger Clark dari U.S. Geological Survey memanfaatkan spektrometer &#8211; yang menguraikan gelombang cahaya untuk menganalisa unsur dan senyawa benda &#8211; dari wahana Cassini dalam menemukan air tersebut.</p>
<p>Laporan mengenai keberadaan air di Bulan ini muncul tepat saat ketertarikan para peneliti terhadap air di Bulan memuncak. Badan Antariksa AS sudah sejak lama mencari air di Bulan  untuk mendukung pangkalan yang akan didirikan di sana.</p>
<p>Bulan depan wahana Lunar Crater Observation and Sensing Satellite atau LCROSS milik NASA akan mencari air dengan menabrakkan wahana ke permukaan Bulan.</p>
<p>sumber: Kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=28&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/25/air-ditemukan-di-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/bulan2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bulan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kerangka Sejoli Berusia 3.200 Tahun Zaman Perang Trojan Ditemukan</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kerangka-sejoli-berusia-3-200-tahun-zaman-perang-trojan-ditemukan/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kerangka-sejoli-berusia-3-200-tahun-zaman-perang-trojan-ditemukan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 04:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[mumi]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[trojan]]></category>
		<category><![CDATA[troya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa ahli arkeologi di kota tua Troya di Turki telah menemukan kerangka sepasang pria dan wanita yang diduga meninggal pada 1.200 SM, saat terjadinya perang legendaris yang diceritakan Homer, seorang filsuf yang menuliskan cerita perang Troya dalam kitab Iliad. Ernst Pernicka, profesor arkeometri di University of Tubingen, mengatakan, kedua kerangka itu ditemukan di dekat satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=18&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-19" title="troya" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/troya.jpg?w=150&#038;h=113" alt="troya" width="150" height="113" />Beberapa ahli arkeologi di kota tua Troya di Turki telah menemukan kerangka sepasang pria dan wanita yang diduga meninggal pada 1.200 SM, saat terjadinya perang legendaris yang diceritakan Homer, seorang filsuf yang menuliskan cerita perang Troya dalam kitab Iliad.</p>
<p>Ernst Pernicka, profesor arkeometri di University of Tubingen, mengatakan, kedua kerangka itu ditemukan di dekat satu jalur pertahanan di dalam kota tersebut, yang dibangun pada pengujung Zaman Perunggu. Pernicka memimpin penggalian di bagian barat-laut Turki.</p>
<p>Temuan itu dapat menambah bukti bahwa daerah dataran rendah Troya (atau disebut Troy) berukuran lebih luas dibandingkan perkiraan sebelumnya sehingga mengubah pendapat para ilmuwan mengenai kota yang dilukiskan dalam kitab Iliad.<span id="more-18"></span></p>
<p>&#8220;Jika kerangka tersebut betul berasal dari masa 1.200 SM, maka bertepatan dengan masa perang Trojan. Kedua orang ini dikuburkan di dekat perabuan. Kami sedang melakukan pemeriksaan radiokarbon, tapi temuan itu mengejutkan,&#8221; kata Pernicka dalam wawancara telepon.</p>
<p>Troya kuno, yang terletak di sebelah barat laut Turki di mulut Dardanelles, tak jauh dari selatan Istanbul, digali pada 1870-an oleh Heinrich Schliemann, pengusaha Jerman dan ahli arkeologi. Ia memelopori penggalian dan menemukan kota yang berliku dan curam seperti yang digambarkan Homer.</p>
<p>Pernicka mengatakan, barang tembikar yang ditemukan di dekat kedua mayat yang bagian bawah tubuh mereka hilang itu, dikonfirmasi berasal dari masa 1.200 SM. Namun ia menambahkan bahwa pasangan tersebut boleh jadi dikuburkan 400 tahun kemudian di pekuburan yang oleh para ahli arkeologi disebut Troy VI atau Troy VII, lapisan reruntuhan yang berbeda di Troy.</p>
<p>Puluhan ribu pengunjung setiap tahun mendatangi reruntuhan Troy, tempat replika sangat besar patung kuda dari kayu, berdiri bersama deretan reruntuhan penggalian.</p>
<p>Perang Troy sendiri masih menjadi perdebatan apakah itu legenda atau kenyataan. Namun sebagian sejarawan yakin, apa yang dituliskan Homer dalam Iliad setidaknya didasari pada peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=18&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kerangka-sejoli-berusia-3-200-tahun-zaman-perang-trojan-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/troya.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">troya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kondom perangi perubahan iklim, kok bisa ?</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kondom-perangi-perubahan-iklim-kok-bisa/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kondom-perangi-perubahan-iklim-kok-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 04:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Konversi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[iklim]]></category>
		<category><![CDATA[kondom]]></category>
		<category><![CDATA[kontrasepsi]]></category>
		<category><![CDATA[prubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Membagikan alat kontrasepsi secara gratis ke masyarakat negara berkembang membantu memperlambat pertumbuhan penduduk sehingga diharapkan dapat mencegah eksesnya terhadap perubahan iklim. Menurut laporan jurnal medis Inggris, Lancet, lebih dari 200 juta perempuan di seluruh dunia berharap mendapatkan akses alat kontrasepsi gratis, Tidak terkabulnya harapan tersebut telah berbuntut ke 76 juta kehamilan yang tidak dikehendaki setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=14&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-15" title="fix" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/fix.jpg?w=150&#038;h=112" alt="fix" width="150" height="112" />Membagikan alat kontrasepsi secara gratis ke masyarakat negara berkembang membantu memperlambat pertumbuhan penduduk sehingga diharapkan dapat mencegah eksesnya terhadap perubahan iklim. Menurut laporan jurnal medis Inggris, <em>Lancet</em>, lebih dari 200 juta perempuan di seluruh dunia berharap mendapatkan akses alat kontrasepsi gratis,</p>
<p>Tidak terkabulnya harapan tersebut telah berbuntut ke 76 juta kehamilan yang tidak dikehendaki setiap tahunnya. Dalam tajuk rencananya, editor Lancet menerangkan,  jika para perempuan itu memiliki akses gratis terhadap kondom atau metode keluarga berencana lainnya, maka angka pertumbuhan penduduk dapat ditekan. Hal itu pun diperkirakan dapat mengurangi ekses negatif terhadap lingkungan.</p>
<p>Komentar yang beredar merespons jurnal kesehatan itu menyebutkan, &#8220;Saat ini bermunculan debat dan kepentingan yang mengaitkan hubungan antara kedinamisan jumlah penduduk, HAM, kesehatan reproduksi, dan hubungan seks.&#8221; <span id="more-14"></span></p>
<p>Penduduk dunia diproyeksikan melonjak hingga 9 juta jiwa menjelang 2050. Sebanyak 90 persen dari angka pertumbuhan itu berasal dari negara-negara berkembang.</p>
<p>Ini bukan pertama kalinya isu gaya hidup dikaitkan dengan kampanye memerangi pemanasan global. Sejumlah pakar perubahan iklim sebelumnya merekomendasikan agar konsumsi daging hewan dikurangi untuk memperlambat pemanasan global dengan kehadiran lebih banyak hewan yang berperan dalam menjaga keseimbangan alam.</p>
<p>Lancet yang mengutip sebuah laporan di Inggris menjelaskan bahwa program keluarga berencana lima kali lebih murah dibandingkan dengan penerapan teknologi pada umumnya untuk memerangi perubahan iklim. Menurut laporan itu, setiap 7 dollar AS yang digunakan bagi program keluarga berencana setara manfaatnya dengan pengurangan emisi karbon dioksida lebih dari 1 juta ton.</p>
<p>Beberapa pakar yakin, pertumbuhan penduduk yang normal memiliki kemungkinan kecil untuk secara signifikan meningkatkan risiko pemanasan global. Sementara itu, ledakan jumlah penduduk di negara berkembang dikhawatirkan dapat mengarah pada kenaikan permintaan terhadap bahan pangan dan tempat tinggal sehingga rentan berimplikasi pada perubahan iklim yang berisiko menimbulkan pemanasan global.</p>
<p>sumber : kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=14&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/23/kondom-perangi-perubahan-iklim-kok-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/fix.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">fix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ditemukan, Sejenis T-rex Bertubuh Mini</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/ditemukan-sejenis-t-rex-bertubuh-mini/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/ditemukan-sejenis-t-rex-bertubuh-mini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 12:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[mini]]></category>
		<category><![CDATA[mungil]]></category>
		<category><![CDATA[t-rex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar 125 juta tahun lalu, sejenis Tyrannosaurus rex berbadan kecil pernah hidup di timur laut China. Walau ukurannya jauh lebih kecil dibanding T-rex , tak seorang pun ingin bertemu dengannya secara langsung. Menurut paleontolog Paul Sereno, predator ini beratnya bisa mencapai 70 kilogram. Bisa dibayangkan, mungilnya hewan ini dibanding T-rex yang berevolusi beberapa juta tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=9&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-10" title="t-rex" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/t-rex.jpg?w=150&#038;h=113" alt="t-rex" width="150" height="113" />Sekitar 125 juta tahun lalu, sejenis <em>Tyrannosaurus rex</em> berbadan kecil pernah hidup di timur laut China. Walau ukurannya jauh lebih kecil dibanding T-rex , tak seorang pun ingin bertemu dengannya secara langsung.</p>
<p>Menurut paleontolog Paul Sereno, predator ini beratnya bisa mencapai 70 kilogram. Bisa dibayangkan, mungilnya hewan ini dibanding T-rex yang berevolusi beberapa juta tahun kemudian, dan memiliki berat 100 kali lebih besar.</p>
<p>&#8220;Namun, bentuknya serupa benar sehingga seperti cetak biru T-rex,&#8221; papar Sereno yang merupakan pengajar di University of Chicago. &#8220;Ia seperti T-rex dalam skala kecil.&#8221;<span id="more-9"></span></p>
<p>Hewan yang keberadaannya dilaporkan pertama kali di <em>ScienceExpress</em>, edisi <em>online</em> jurnal <em>Science</em>, itu kemudian dinamai <em>Raptorex kriegsteini</em>. Menurut Sereno, Raptorex memiliki semua ciri T-rex, termasuk kepala yang besar, tangan kecil dan kaki kuat, hanya dalam ukuran lebih kecil.</p>
<p>Raksasa T-rex mendominasi berbagai tempat di Bumi sekitar 90 juta tahun lalu hingga terjadinya kepunahan massal 65 juta tahun lalu. Sedangkan Raptorex yang hadir sebelumnya, tingginya hanya sekitar 2,7 meter bila berdiri tegak. Namun, deretan gigi tajam yang dimilikinya, menjadikannya pemangsa yang mengerikan.</p>
<p>Adapun fosil Raptorex ditemukan pemburu fosil di utara China, lalu diselundupkan keluar negara itu dan dijual pada kolektor bernama Henry Kriegstein dari Higham, Massachussets. Kriegstein, yang namanya kemudian dipakai untuk menyebut hewan itu, menyumbangkannya untuk ilmu pengetahuan dan berencana mengembalikan ke China.</p>
<p>Fosil tersebut tersimpan dalam sebuah batu. Cara hewan itu terawetkan menunjukkan bahwa ia mati di umur lima atau enam tahun, usia menjelang dewasa. Hewan-hewan ini diperkirakan menjadi dewasa pada usia delapan atau sepuluh, dan menjadi tua di usia 20 tahun.</p>
<p>sumbe: Kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=9&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/ditemukan-sejenis-t-rex-bertubuh-mini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/t-rex.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">t-rex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awas, serangan matahari terhadap bumi.</title>
		<link>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/awas-serangan-matahari-terhadap-bumi/</link>
		<comments>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/awas-serangan-matahari-terhadap-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 12:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wasis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[serangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infosaint.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Matahari bisa menyerang Bumi dengan angin kuat, yang dapat mengganggu komunikasi, penerbangan dan saluran listrik bahkan ketika Matahari berada dalam tahap tenang di lingkaran 11-tahunnya. Beberapa pengamat sejak lama telah menggunakan jumlah titik surya di permukaan Matahari untuk mengukur kegiatannya. Jumlah titik Matahari mencapai puncak pada apa yang disebut maksimum surya, kemudian turun untuk mencapai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=5&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-6" title="matahari" src="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/matahari.jpg?w=150&#038;h=113" alt="matahari" width="150" height="113" />Matahari bisa menyerang Bumi dengan angin kuat, yang dapat mengganggu komunikasi, penerbangan dan saluran listrik bahkan ketika Matahari berada dalam tahap tenang di lingkaran 11-tahunnya.  Beberapa pengamat sejak lama telah menggunakan jumlah titik surya di permukaan Matahari untuk mengukur kegiatannya. Jumlah titik Matahari mencapai puncak pada apa yang disebut maksimum surya, kemudian turun untuk mencapai minimum selama satu lingkaran.  Pada puncaknya, lidah api surya yang sangat kuat dan badai geomagnetik menyemburkan sangat banyak energi ke antariksa, menggilas ladang magnetik yang melindungi Bumi, merontokkan satelit, mengganggu komunikasi dan mengakibatkan pancaran cahaya warna-warni.  <span id="more-5"></span></p>
<p>Namun para ilmuwan di National Center for Atmospheric Research di Amerika Serikat dan University of Michigan mendapati bahwa Bumi dibombardir dengan angin surya secara gencar tahun lalu kendati Matahari berada pada tahap yang sangat tenang.  &#8220;Matahari terus mengejutkan kita. Angin surya dapat menghantam Bumi seperti selang pemadam, bahkan ketika jelas-jelas tak ada bintik surya,&#8221; kata Sarah Gibson dari High Altitute Observatory di pusat itu dan pemimpin penulis studi tersebut.  Para ilmuwan sebelumnya mengira sebagian besar arus energi tersebut hilang saat lingkaran surya mendekati minimum.</p>
<p>Gibson dan timnya, yang juga meliputi para ilmuwan dari NOAA dan NASA, membandingkan pengukuran dari jeda minimum surya saat ini, yang diambil pada 2008, dengan pengukuran minimum terakhir surya pada 1996.  Penelitian itu, yang disiarkan di dalam Journal of Geophysical Research, terbitan paling akhir, mendapati kelaziman arus berkecepatan tinggi selama minimum surya pada 2008 tampaknya berkaitan dengan tatanan Matahari saat ini.  Saat jumlah bintik surya berkurang selama beberapa tahun belakangan ini, banyak lubang besar terbentuk di permukaan Matahari di dekat garis tengahnya.  Arus berkecepatan tinggi yang berhembus dari lubang itu menelan Bumi selama 55 persen masa studi pada 2008, dibandingkan dengan 31 persen pada masa studi 1996. Satu arus partikel yang terpancar dapat berlangsung selama 7 sampai 10 hari.  &#8220;Pengamatan baru dari tahun lalu mengubah pemahaman kami mengenai betapa jeda tenang surya mempengaruhi Bumi dan bagaimana serta mengapa ini mungkin mengubah dari satu lingkaran ke lingkaran lain,&#8221; kata penulis bersama studi itu Janet Kozyra dari University of Michigan.</p>
<p>sumber : Kompas</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/infosaint.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/infosaint.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=infosaint.wordpress.com&amp;blog=9459012&amp;post=5&amp;subd=infosaint&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infosaint.wordpress.com/2009/09/21/awas-serangan-matahari-terhadap-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/466c7fab55e9e15db4cd34af616e88a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wasisagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://infosaint.files.wordpress.com/2009/09/matahari.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">matahari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
